PERTEMUAN PERTAMA..

Barangkali takdir tengah bicara

Ia diperuntukkan buatmu

Dan pandangan matanya memang buatmu
Mengapa harus sembunyi dari kenyataan

Cinta kasih sejati kadang datang tak terduga
Bergegaslah bangun dari mimpi

Atau engkau akan kehilangan

Keindahan yang tengah engkau genggam

__Nyanyian Kasmaran, Ebiet G. Ade

images

Cerita ini dimulai ketika aku bekerja di SMAN 22 Garut, sebagai pengajar. Jalan hidup terasa lebih berwarna ketika lelaki itu datang. Tak bisa aku gambarkan bagaimana perasaan itu bermula. Namun pertama kali bertemu, ku tuliskan kisahku dengannya dalam sebuah tulisan yang belum sempat aku terbitkan di sini.

SUARA HATI UNTUKMU

THE FIRST MEETING

Seusai pertemuan pertama itu, gue memutuskan untuk bergegas pergi. Ntah apa yang dia pikirkan, yang jelas dia bilang “kok buru-buru?”

Tanpa basa-basi, gue pun bersikukuh untuk pulang. Gue gak tahu juga kenapa waktu itu gue tiba-tiba mengakhiri percakapan siang kami. Padahal tak ada yang membosankan. Jujur, gue menikmati obrolan siang di tengah terik matahari yang ditambah kisah-kisah hangat penuh gurau. Haha, padahal baru pertama kenal, tapi kami terasa begitu akrab. (tapi, masih terlihat segannya juga sih.. baik gue or dia).

Tanpa ingin mengakhiri, di perjalanan pulang pun percakapan masih terus berlangsung. Romance-nya, haha, dia menjalankan motor dengan kecepatan slow. Kalau gue boleh nebak, mungkin sekitar 30 km/h. Kali…

Singkatnya, sampailah di jalan menuju rumah. Gue kira dia akan berhenti di tempat biasa. Ternyata, eh ternyata, dia masih terus menancap gasnya untuk mengantarkan gue menuju rumah. Wah, gue bener-bener dag dig dug tuh. Bukan karena gue punya gebetan lain (jelas bukan, gue original single for three years!), tapi takut ada bisik-bisik tetangga. Jelasnya, gue belum siap membawa pria itu di depan mata nyokap. (Dalam hati: kalau mau ke rumah, bawa langsung keluarga! Ha) jadi, sebelum tambah mendekati rumah, gue tiba-tiba berkata “Udah, disini aja. Malu, hehe” dengan polosnya gue mengeluarkan kata itu. Dan gue bergegas meninggalkan dia yang mungkin masih kesulitan membelokan motornya di belakang. Walah, ada rasa menyesal terselip dalam pikiran ketika sampai di rumah. Kok gue gitu amat ya? Dia baik-baik aja kan?

Kalau gue boleh berkhayal, begini jadinya jika gue membiarkan dia mengantar ke rumah.

Usai tiba di depan rumah, mamahku menatap tanpa berkedip ingin mengetahui siapa gerangan yang membawa putrinya ke gubuk. Dengan refleks, mamahku beranjak dari kesibukannya yang sedang menjahit baju.

Pria itu kemudian memutuskan untuk menyapa mamahku dan menghampiri rumah untuk beberapa saat. Perkenalan dilanjutkan dengan percakapan yang bernaga segan,

“Saya, temannya putri ibu. Teman sekantor.”

“Oh, karyawan baru juga?”

“Iya bu, dulu saya kuliah di kota Y. Dan beberapa bulan lalu memutuskan untuk kembali ke kampung halaman.”

“Oh ya, diminum airnya. Disini gak ada apa-apa”

Begitulah percakapan orang tua dengan pria yang baru dikenalnya.

Setelah pria itu berlalu. Di rumah, gue ditanyai selusin pertanyaan yang belum pernah gue dengar sebelumnya. Dari mulai kapan kenal, hingga sejauh mana kedekatan. Meskipun gue malu, tapi tersirat senyum dari balik wajah ibunda yang tak bisa ditutupi dengan apapun.

Haha, mungkin seperti itu kejadiannya. Tapi kan itu hanya sebatas di alam khayal, belum tahu pasti bagaimana jika ada pria pertama yang gue bawa ke rumah. Ya karena itu pertemuan pertama, belum ada sinyal jelas untuk rencana kedepannya. Maksud gue, kita masih dalam masa haha… gue agak malu menyebutkannya. Ok, PDKT. Geer banget ya gue? Tak apalah. Yang perlu gue tekankan, dia pria pertama yang gue sialakan masuk setelah tiga tahun pintu hati tertutup. Haha, lebay! Biarin, orang ini blog gue.

Tapi, gue hanya bisa berharap besar kepada Sang Penguasa Hati, Sang Pembuat Garis Kehidupan, Sang Penguasa Alam, Sang Pengasih, Yang Maha Esa! Jadi, gue hanya akan meminta dia kepada Allah SWT. Biar gue gakan kecewa! Seriously!

Ini pertemuan pertama. Dan, gue yakin semua telah digariskan. Wallahu a’lam.

TULISAN INI DIBUAT DI CISOMPET, 16 AGUSTUS 2015 (Mungkin suatu saat, ia akan membacanya.. ^_^)


Iklan

One thought on “PERTEMUAN PERTAMA..

Tanggapi disini ya... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s