APAKAH KEKURANGANKU?

Sudah lama rasanya tidak mencorat-coret blog ini. Terutama sejak mengabdikan diri menjadi pengajar (yang masih belajar), semuanya tergantikan dengan berfokus pada sekolah. Entah karena sibuk beneran, atau sok sibuk tak karuan. Yang jelas, sangat kangen rasanya kembali pada dunia blog. Wuaahhhh!
Btw, nih, tidak mengisi blog bukan berarti vakum menulis. Beberapa tulisan tentang curahan hati, cerpen, dan pengalaman telah rampung dikerjakan. Namun karena sok sibuk itu lah, waktu untuk menyalin dalam blog belum terlaksanakan. Nah, dengan alasan itu lah, sekarang aku ingin menerbitkan tulisan-tulisan dalam my dear blog… he

gambar dari: amaluddinnasution.blogspot.com
gambar dari: amaluddinnasution.blogspot.com

Beberapa pekan lalu, ketika aku mempersiapkan beasiswa LPDP, aku menulis kekurangan dalam diriku. Dan sekarang, waktunya untuk membagikan kekurangan diri yang tidak sepenuhnya tersuratkan.

Menjelaskan kekurangan diri sendiri kadang gampang, kadang susah. Saya sendiri pun kurang begitu ahli dalam mengakui diri sendiri. Apakah karena saya terlalu sombong, atau belum mengenali diri sendiri? Entahlah. Tapi dalam tulisan ini, saya akan mencoba menguraikan beberapa kekurangan yang ada dalam diri saya.

  1. Sering Menghiraukan Hal Kecil

Ya itu memang benar. Patut saya akui bahwa saya sering sekali mengabaikan hal-hal kecil, yang kadang-kadang nantinya akan sangat besar. Contoh kecilnya, dua hari yang lalu saya membiarkan buku-buku berserakan di atas meja ruang tamu. Pada waktu itu saya sedang belajar dan mempersiapkan materi yang akan disampaikan di kelas. Dari buku yang ada dimana-mana itu, saya masih melihat selembar jadwal mengajar untuk esok harinya. Tapi karena saya pikir kertas ini biasa saja, maka saya biarkan lah kertas itu menyatu dengan buku lainnya. Pada sore harinya, saya ingin melihat kembali jadwal mengajar, dan alhasil? Kertas itu raib tak berbekas. Entas terbuang, tersapukan, atau terselip ke suatu tempat yang Hanya Allah lah Yang Maha Tahu. Walah!

  1. Kuper atau Pendiam?

Entahlah, saya masih sulit menterjemahkan diri saya sendiri. Tapi yang pasti, saya bukan termasuk orang yang pendiam. Karena kalau sudah kenal, apapun bisa saya ceritakan. Sekalipun hal yang tak penting! Hanya saja, saya bukan orang yang ahli dalam mendekati orang baru. Nah apa tuh disebutnya? Semuanya harus mereka dulu yang mengawali. Bagaimana kalau tak ada yang mengawali? Kemungkinan, diam seribu bahasa lah yang akan terjadi!

  1. Suka Ketenangan

Inilah sifat yang mayoritas menghinggapi diri saya. Dari pada kumpul-kumpul di tempat sesak orang, saya lebih memilik pergi ke tempat sepi dan tenang. Disana, saya bisa merenungi diri saya dan mendapatkan inspirasi. Makanya tidak heran kalau saya lebih sukan berkawan sedikit, daripada banyak. Satu atau dua asal nyaman, it’s ok! Saya anggap sifat ini adalah kekurangan karena saya hanya bisa mendapatkan jaringan dari kemampuan yang saya miliki, bukan karena hubungan saya dengan orang banyak.

  1. Susah Mengungkapkan

Hah, kekurangan saya memang terlalu banyak. Yup, saya adalah seorang yang susah untuk mengungkapkan sesuatu. Apakah itu? Perasaan? Hehe, apalagi! Kalau saya tak suka, saya diam tak berekspresi. Kalau saya benci orang, saya pun diam juga. Kalau saya sangat ingin sesuatu? Saya berkata terbata. Walah, kenapa diri saya ini? Yah, rela tidak rela, seperti inilah saya.

  1. Harus Menyesal Dulu

Mitosnya, sifat yang melekat ini karena saya bergolongan darah O. Masa sih? Percaya tak percaya, teman-teman saya yang bergolongan darah O pun memiliki sifat ini. Saya pikir, rasa penasaran saya terhadap sesuatu sangat besar, sehingga tak mudah percaya kalau belum mencoba.

Mh, di samping hal-hal yang saya sebutkan tadi, mungkin sangat banyak kekurangan saya lainnya yang belum berani saya ungkap. Kalau mau saya ceritakan, keberanian saya untuk mengungkap kekurangan diri karena saya sedang mempersiapkan tes wawancara beasiswa afirmasi. Maka dengan itu, supaya nanti saya tidak gagap ketika menjawab pertanyaan, maka di sinilah saya akan mengungkapkan kekurangan yang saya miliki. Untuk selanjutnya, mungkin saya akan mengungkapkan kelebihan. Tapi, apa ya? Hehe. Nanti, saya pikirkan lagi.

Iklan

Tanggapi disini ya... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s