SEKILAS WAJAHMU

sumber: kfk.kompas.com
sumber: kfk.kompas.com

Ku kirim sebuah sajak,
teruntuk dirinya yang terhalang oleh ruang dan waktu,
Rangkaian kata yang membungkusi segenggam rindu,

Pagi itu,
Bersama dengan sinar matahari yang menerpa kelopak matamu,
Ku nikmati anugrah Tuhan dalam wajahmu,
Setiap kedipan mata itu, sekedip rindu terpancar dari bola mataku,

Kita berjalan beriringan di atas tanah ciptaan Tuhan,
Tanah yang menjadi saksi setiap langkahmu dan langkahku,
Bahkan kau tahu, rumput basah di bawah langit menari-nari melihatku,
Aku tahu, bila mereka tahu jiwaku terasa sesak setiap kali selesai melangkah,

Ku coba ‘tuk mulai memainkan khayalku,
Mengulur waktu tuk menemui masa itu,
Masa ketika kakimu melangkah beriringan dengan kakiku,

Andaiku bisa mengulur waktu,
Memperlambat masa, menjadi manusia titisan “Sang Penggerak waktu”,
Mungkin debu-debu takan jadi saksi bisu, langkahmu di senja itu..

Iklan

4 comments

Tanggapi disini ya... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s