OLEH-OLEH KAWAN KKM

reunian kawan-kawan Kelompok Bahasa
reunian kawan-kawan Kelompok Bahasa

Kepulangan anak-anak KKM (Kuliah Kerja_nyata Mahasiswa) ternyata memberi keberkahan bagi saya. Meskipun tahun ini saya tidak melaksanakan KKM seperti mahasiswa lainnya, tapi limpahan rezeki KKM dapat saya rasakan. Betapa tidak, beberapa teman dari lokasi KKM yang berbeda menghadiahi saya berbagai macam makanan, dari mulai makanan berat sampai buah-buahan.
Keberkahan ini bisa saya rasakan bukan tanpa alasan. Adanya kelompok Bahasa yang dibimbing oleh Mr. Tolib Rohmatillah, MA. menjaring kami terikat dalam ikatan persahabatan. Melalui jalan inilah, oleh-oleh KKM itu sampai ke tangan saya.
Sebelum acara perpulangan anak-anak KKM, saya bersama kawan-kawan telah berencana untuk mengadakan reunion di rumah Mr. Tolib. Maklum, sebulan berpisah dengan mereka rasanya kehilangan separuh kebahagiaan (Haha, Lebay..). Tapi memang demikian adanya. Ruh-ruh yang hilang tersebut menyatu kembali setelah kami saling bertemu dan berbagi kisah KKM. Bagi saya yang tidak berangkat KKM, hanya memberikan antusiasme dari pengalaman mereka yang beragam.
Momen reunion kami benar-benar tidak terasa. Kumpul setengah hari dari pukul 01.00-06.00 terasa berlalu begitu saja. Yang dapat saya rasakan hanya gundukan berbagai macam makanan yang masuk ke dalam perut. Hah, saya benar-benar sangat kenyang. Kalau saya sebutkan, ada beberapa jenis makanan yang dibawa kawan-kawan saya ke acara reunian kemarin. Penasaran atau tidak penasaran mengenai makanan yang mereka bawa, saya akan bagi kisahnya kepada kalian, yaitu:
1. Lapis Surabaya
Hehe, makanan ini memang bukan asli dibawa oleh kawan saya dari Surabaya. Alasan kawan saya membawa lapis Surabaya karena dia tidak sempat membeli oleh-oleh dari Cianjur, lokasi KKMnya. Makanan ini pun ia dapat dari Bunderan Cibiru, Bandung Timur.
2. Buah Kecapi
Nah kalo oleh-oleh yang satu ini memang dibawa kawan saya langsung dari Purwakarta. Saya merasa sangat senang bisa dibawakan buah kecapi yang tidak pernah saya temui di Garut (kampong halaman saya).
3. Kerupuk Tahu
Kerupuk ini bukan dibawa kawan saya dari tempat KKMnya di purwakarta, tapi dia membeli kerupuk ini dari Bunderan Cibiru pula. Hehe, ya beginilah katanya, daripada tidak membawa apa-apa, lebih baik membeli oleh-oleh di Bandung langsung.
4. Umbi Cilembu
Makanan asli Sumedang dan sekitarnya ini benar-benar dibawa oleh kawan saya dari Sumedang. Berbeda dari kawan-kawan lainnya, Susi yang KKM di Sumedang memberikan oleh-oleh umbi Cilembu khusus untuk saya (syuut, diam ya, soalnya kawan-kawan saya yang lain hanya mendapatkan porsi sedikit, hehe).
5. Moci
Makanan khas Sukabumi ini dibawa oleh kawan saya langsung dari Cianjur, hehe. Meski bukan asli dibawa dari Sukabumi, tapi Alhamdulillah oleh-oleh ini lebih dari cukup.
6. Sale besar dan kecil
Wah, saking gak kuat nahan makanan di perut, makanan ini masih awet tersegel, tanpa terjamah tangan-tangan manusia, hehe.

Meskipun oleh-oleh tersebut memenuhi ruangan kami, tapi inti dari reunian ini tetap “silaturrahim..”. Hehe

Iklan

4 comments

Tanggapi disini ya... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s